KATA SAMBUTAN KEPALA DINAS KESEHATAN PASAMAN BARAT
Assalamu’alaikum Wr Wb
Pertama dan utama sekali, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita nikmat kesehatan, kesempatan sehingga kita masih dapat berkumpul bersama di ruangan ini dalam rangka pertemuan Petugas Surveilen Sekabupaten Pasaman Barat .
Kemudian Shalawat beriring salam kepada nabi besar junjungan kita Muhammad SAW yang telah membawa umat manusia dari zaman zhahiliyah ke zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan dan jga suri tauladan bagi kita semua.
Yang terhormat Narasumber propinsi beserta anggota
Yang terhormat Kabid P2P – PL, Kasi Surveilens dan Penaggulangan Bencana
Dan Peserta hadirin yang berbahagia
Surveilans adalah suatu kegiatan pengamatan yang dilakukan secara terus menerus, sistematik dan berkesinambungan Terhadap penyakit atau masalah kesehatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Sehingga tersedia data dan informasi epidemiologi yang digunakan sebagai dasar manajemen kesehatan, perencanaan, bahan pengambilan keputusan, evaluasi program, peningkatan kewaspadaan dan respon KLB yang cepat dan tepat.
Dengan dilakukannya kampanye Imunisasi campak yang dimulai dari tahun 2005 sampai dengan akhir tahun2009 dengan maksud untuk tercapainya kekebalan populasi yang dapat mencegah terjadinya penularan campak sebesar 95 %.Setelah kampanye tersebut dari laporan beberapa propinsi menunjukkan terjadi penurunan kasus Campak dan KLB campak dan kecendrungan terjadinya peningkatan KLB Rubela.Dalam upaya meningkatkan system Surveilen campak yang sensitif maka dalam memastikan diagnosa dilakukan pemeriksaan serologi setiap kasus klinis campak dengan batasan operasional campak klinis dalam surveilens adalah: orang yang menderita demam,adanya rash disertai minimum salah satu gejala mata merah,batuk atau pilek.
Dengan akan dilaksanakan CBMS ( Case Based Measles Surveilens ) dalam pertemuan sa,at ini , diharapkan seluruh kasus campak klinis terpantau dan dilakukan pemeriksaan serologi.Untuk pengambilan dan pengiriman specimen campak dilakukan untuk pada daerah yang jumlah kasus campaknya tinggi dengan perhitungan 20% dari jumlah kasus,sedangkan pada daerah yang sedikit terjadinya kasus campak dilakukan pengambilan specimen minimal dilakukan 2/100.000 populasi.Jadi untuk Kabupaten Pasaman Barat pada tahun 2010 ini dengan populasi penduduk 334.867 jiwa,maka jumlah specimen campak yang diambil sebanyak 7 (tujuh) buah specimen.
Dengan pertemuan Petugas Survelen campak ini saya harapkan saudara dapat mengikutinya dengan sebaik mungkin dan dengan media ini saudara dapat berdiskusi dan memecahkan permasalahan yang terjadi di lapangan. Melalui pertemuan ini juga saya harapkan saudara dapat berpikir bersama untuk membuat suatu Komitmen,Inovatip dan kreatif dalam program surveilans campak khususnya dan kesehatan umumnya. Demikianlah kata sambutan ini saya sampaikan, dan dengan mengucapkan :
secara resmi pertemuan ini saya buka.
Wassalamu’alaikum Wr Wb
Kepala Dinas KesehatanKab. Pasaman Barat
.........................................
LAPORAN KETUA PANITIA
Assalamu’alaikum Wr Wb
Yang terhormat Bapak Kepala Dinas kesehatan
Yang terhormat Narasumber propinsi beserta anggota
Yang terhormat Narasumber propinsi beserta anggota
Yang terhormat Kabid P2P – PL, Kasi Surveilens dan Penaggulangan Bencana
Dan Peserta hadirin yang berbahagia
I. Tujuan Pertemuan Surveilen Campak (CBMS)ini adalah : memberikan pengetahuan, keterampilan dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan pelacakan kasus campak , pengumpulan data serta pelaporan kasus campak di wilayah kerja yang dilaporkan setiap bulan melalui laporan C1 puskesmas dan W1 KLB (jika ada KLB Campak) juga untuk mengetahui permasalahan dan analisa kasus campak serta tata cara pengambilan specimen baik itu specimen campak
II. OUT PUT
1. Terlaksananya CBMS di Tingkat Puskesmas
2. Mengetahui permasalahan dan analisa kasus campak
3. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petugas surveilans puskesmas dalam mengidentifikasi kasus campak.
III. PELAKSANAAN
a. Peserta pertemuan adalah peserta dari 16 puskesmas sebanyak 48 peserta yang terdiri dari ::
1. 1 orang Petugas Survaelens Puskesmas
2. 1 orang Dokter atau Pimpinan Puskesmas
3. 1.orang penaggungjawab Laboratorium Puskesmas
Serta 1 orang tenaga surveilen dari RSUD dan RS-Yarsi berjumlah 50.orang.
b. Metode pelaksanaan : ceramah, diskusi dan Tanya jawab
c. Waktu pelaksanaan pada : Tanggal 19 Mai 2010 hari Selasa
d. Tempat pelaksanakan kegiatan :Gedung pertemuan YAPTIP Pasaman Barat.
IV MATERI / AGENDA PERTEMUAN
1. Gambaran Situasi Nasional,Propinsi dan Kabupaten surveilen AFP,Campak dan PD3I serta lainnya juga permasalahannya.
2. Pemahaman tentang Petunjuk Teknis Surveilens Campak
3. Dasar Dan Petunjuk Pelaksanaan CBMS
4. Tatalaksana Pengelolaan Specimens Campak di Puskesmas
II. PEMBIAYAAN
Pembiayaan pelaksanaan kegiatan ini dibebankan pada Anggaran BLN Non DIP Propinsi Sumatera Barat tahun 2010 dengan rincian :
1. Akomodasi,
2. Transport Peserta
3. Honorarium Fasilitator
4. ATK
Demikianlah kami sampaikan laporan Kegiatan pelaksanaan Pertemuan Surveilen Campak ini ,dan di ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr Wb
Simpang Empat , 19 Mai 2010
Ketua Panitia
...............................
Nip.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar